Akun & keamanan
Nama usaha & alamat toko dikunci — dan mengapa
Dua hal tidak bisa Anda ubah sendiri sesudah pembeli melihatnya:
Diperbarui 13 Sep 2026
Dua hal tidak bisa Anda ubah sendiri sesudah pembeli melihatnya:
| Yang dikunci | Sejak kapan |
|---|---|
| Nama usaha | Begitu ada satu tagihan terbit, atau toko online pernah dinyalakan |
Alamat toko (…/t/nama-toko) |
Begitu Anda menyimpannya pertama kali |
Alasannya perlindungan pembeli Anda, bukan kerapian data. Nama penjual adalah satu-satunya hal yang dipegang pembeli saat ia mentransfer uang, dan alamat toko sudah tercetak sebagai QR di nota, tersebar di grup WhatsApp, tersimpan sebagai bookmark. Kalau keduanya bisa berubah sewaktu-waktu, pembeli tidak punya cara memastikan ia sedang berurusan dengan penjual yang sama.
Sebelum terkunci, ubahlah sepuasnya. Salah ketik saat mendaftar bukan masalah — selama belum ada tagihan yang terbit, nama masih milik Anda sendiri. Karena itu periksa alamat toko baik-baik sebelum menyimpannya: yang satu itu terkunci sejak simpanan pertama.
Yang tetap bisa diubah kapan saja: nama pemilik, nomor WhatsApp, alamat, email, NPWP, logo, rekening, QRIS, pajak, dan media sosial.
Kalau memang harus diubah — ganti merek, salah ketik yang terlanjur, perubahan badan usaha — hubungi dukungan. Admin platform bisa mengubahnya dengan alasan yang tercatat. Bila alamat toko dipindahkan, alamat lama dipensiunkan selamanya: ia tidak bisa diambil usaha lain, supaya pembeli yang mengetuk tautan lama menemui halaman mati, bukan toko orang asing yang ia kira toko Anda.