Pemecahan masalah
Pemecahan masalah: kalau ada yang tidak beres
Cari gejalanya di kolom kiri.
Diperbarui 7 September 2026
Cari gejalanya di kolom kiri. Pesan di dalam tanda kutip adalah tulisan persis yang muncul di layar.
| Gejala | Kemungkinan sebab | Yang harus dilakukan |
|---|---|---|
| "Nomor atau PIN salah." | Salah satu dari dua itu keliru | Periksa nomornya. Kalau PIN yang lupa, ketuk Lupa PIN? |
| "Kode verifikasi salah atau kedaluwarsa." | Salah ketik, atau kodenya sudah kadaluwarsa | Tunggu hitungan mundur habis, ketuk Kirim ulang kode, pakai kode yang paling baru |
| "Terlalu banyak percobaan. Coba lagi beberapa saat lagi." | Terlalu sering mencoba masuk / minta kode | Berhenti dulu beberapa menit. Menekan berkali-kali justru memperpanjangnya |
| Daftar akun, tapi kode tak pernah datang | Nomor itu sudah pernah didaftarkan — server sengaja tidak mengirim kode | Ketuk Masuk saja di layar yang sama |
| "Nomor ini belum diverifikasi." | Pendaftaran berhenti di tengah, OTP belum dimasukkan | Daftar ulang dengan nomor yang sama sampai selesai verifikasi |
| "Nomor ini sudah memiliki usaha." | Satu nomor = satu usaha | Masuk ke akun yang sudah ada |
| "Sesi tidak valid. Silakan masuk kembali." | Sesi habis, atau PIN baru saja diganti dari perangkat lain | Masuk lagi. Kalau bukan Anda yang ganti PIN, segera cek Perangkat yang masuk |
| "Tidak dapat terhubung ke server. Periksa koneksi Anda." | Sinyal putus, atau data seluler mati | Cek sinyal. Data yang sudah tersimpan tidak hilang |
| Aplikasi hanya menampilkan lingkaran berputar | Jaringan lambat saat memuat pertama | Tunggu, lalu muat ulang halaman. Kalau tetap, cek sinyal |
| Layar galat merah tanpa isi apa-apa | Sesi rusak | Ketuk tombol Keluar di layar itu, lalu masuk lagi |
| "Batas 20 tagihan per bulan pada paket Gratis tercapai. Hubungi operator untuk menaikkan paket." | Batas paket Gratis | Lihat bagian 6. Hubungi kami untuk naik paket, atau tunggu bulan berikutnya |
| "Paket Gratis dibatasi 10 produk. Arsipkan yang tidak terpakai, atau naikkan paket untuk tanpa batas." | Batas jumlah produk | Arsipkan produk lama — yang dihitung hanya produk aktif |
| "Paket Gratis dibatasi 5 kategori. Arsipkan yang tidak terpakai, atau naikkan paket untuk tanpa batas." | Batas jumlah kategori | Arsipkan kategori yang tak dipakai dari modal Kategori |
| "Halaman toko tidak tersedia pada paket Gratis. Naikkan paket untuk membukanya." | Toko online fitur berbayar | Buka Langganan, atau hubungi kami |
| Tidak bisa menambah cabang — "Paket Gratis dibatasi 1 cabang. Arsipkan yang tidak terpakai, atau naikkan paket untuk menambah cabang." | Batas jumlah cabang aktif (Gratis 1, Pro 3, Bisnis tanpa batas) | Arsipkan cabang yang tidak dipakai lewat ikon arsip di halaman Cabang — yang dihitung hanya cabang aktif — atau naik paket. Kalau pesannya justru "Cabang dengan nama itu sudah ada.", cabang itu memang sudah ada (termasuk yang terarsip) |
| Pengingat otomatis tidak pernah terkirim | Salah satu dari tiga: (a) paket Anda tidak punya fitur itu — di halaman Pengingat otomatis ada kotak "Pengingat otomatis tidak termasuk paket …" dan sakelarnya mati; (b) sakelar Aktifkan pengingat WhatsApp otomatis belum dicentang; (c) pelanggannya tidak punya nomor WhatsApp, atau dicentang "Jangan kirim pengingat otomatis ke pelanggan ini" | Untuk (a) naik ke paket Pro ke atas lewat Langganan; untuk (b) centang sakelarnya → Simpan setelan; untuk (c) lengkapi nomor pelanggan dan buka centang penolakan di detail pelanggan. Aplikasi tidak menampilkan status "terkirim", jadi periksa ketiganya. Menagih manual lewat Ingatkan → Buka WhatsApp tetap bisa di semua paket |
| Pengingat berhenti di tengah bulan padahal sebelumnya jalan | Kuota pesan otomatis bulan itu habis (Pro 300, Bisnis 1.500 per bulan kalender). Kartu paling atas di Pengingat otomatis berbunyi "Kuota habis — pengingat dan rekap berhenti sampai bulan depan. Menagih manual lewat tombol WhatsApp tetap bisa." | Tunggu tanggal 1 — kuotanya penuh lagi sendiri — atau naik paket lewat Lihat paket. Untuk menghemat, kurangi isi "Hari-hari keterlambatan". Menagih manual lewat Ingatkan tidak memakai kuota dan tetap jalan |
| Rekap harian tidak pernah datang ke WhatsApp | Salah satu dari lima: (a) paket Anda tidak punya fitur itu — ada kotak "Rekap harian ke WhatsApp tidak termasuk paket …" dan sakelarnya mati; (b) sakelar Kirim rekap harian ke WhatsApp saya belum dicentang; (c) Jam kirim yang dipilih belum lewat hari itu; (d) kuota pesan bulan ini habis; (e) nomor WhatsApp usaha di halaman Usaha kosong | Periksa kelimanya berurutan. Untuk (a) naik ke paket Pro ke atas; (b) centang → Simpan setelan; (c) tunggu sampai lewat jamnya — rekap dikirim sekali sehari setelah jam itu; (d) lihat kartu kuota di halaman yang sama; (e) isi nomor WhatsApp usaha di Usaha → Simpan |
| Chip Produk / Pelanggan / Pengeluaran / Kartu stok di halaman Ekspor tidak bisa dipakai, tombol Minta ekspor mati | Ekspor keempat jenis itu hanya mulai paket Pro | Muncul kotak "Ekspor produk tidak termasuk paket Gratis. Tagihan dan pembayaran tetap bisa diekspor." Ketuk Lihat paket untuk naik. Ekspor Tagihan dan Pembayaran tetap bisa di paket mana pun |
| "Logo usaha tidak tersedia pada paket Gratis. Naikkan paket untuk memakai logo sendiri di tagihan, kuitansi, dan PDF." | Logo fitur berbayar | Sementara dokumen memakai tampilan bawaan |
| Banner merah "Masa langganan … berakhir — tagihan baru tidak bisa diterbitkan." | Langganan habis | Ketuk Perpanjang. Pekerjaan lain masih bisa jalan, hanya penerbitan tagihan yang berhenti |
| "Masa langganan berakhir. Hubungi operator untuk mengaktifkan paket." | Sama seperti di atas, muncul saat menekan Terbitkan | Perpanjang dulu |
| "Hanya draft yang dapat diubah. Gunakan revisi atau void." | Tagihan sudah terbit | Pakai Perbaiki tagihan (kalau belum ada pembayaran) atau Batalkan tagihan |
| "Hanya tagihan berstatus terbit yang dapat direvisi." | Tagihannya sudah lunas, sudah batal, atau masih draf | Untuk yang sudah dibayar: batalkan pembayarannya dulu |
| "Terbitkan tagihan terlebih dahulu sebelum mencatat pembayaran." | Tagihan masih draf | Ketuk Terbitkan dulu |
| "Terbitkan tagihan terlebih dahulu sebelum dibagikan." | Draf tidak punya tautan publik | Terbitkan dulu, baru Bagikan via WhatsApp |
| "Total tagihan harus lebih dari nol untuk diterbitkan." | Semua harganya nol atau kosong | Isi harga tiap baris |
| "Jatuh tempo tidak boleh sebelum tanggal terbit." | Dua tanggalnya terbalik | Perbaiki tanggal jatuh tempo |
| "Tagihan sudah lunas." | Tidak ada sisa lagi | Cek riwayat pembayaran — mungkin sudah tercatat lewat konfirmasi pembeli |
| "Stok tidak mencukupi." + "Stok tersedia hanya N." | Mengurangi stok lebih banyak dari yang ada | Pakai Setel ke kalau ingin memaksa angka tertentu. Menerbitkan tagihan sendiri tidak pernah diblokir stok |
| "Alamat toko itu sudah dipakai usaha lain." | Slug bentrok | Pilih alamat lain |
| "Tentukan alamat toko lebih dulu." | Menekan Buka sebelum menyimpan alamat | Isi alamat → Simpan alamat → baru Buka |
| Pelanggan bilang tautan tagihannya "Dokumen tidak tersedia." | Tautannya pernah dicabut, atau tagihannya direvisi | Buka tagihannya, ketuk Bagikan via WhatsApp lagi — tautan baru dibuat |
| Pembayaran lama hilang dari riwayat | Batas jendela riwayat paket | Barisnya disembunyikan, angkanya tetap dihitung pada sisa tagihan. Lihat bagian 6 |
| Pembeli bilang "Bukti terlalu besar (maksimal 5 MB)." | Foto dari kamera terlalu besar | Minta dia mengirim tangkapan layar mutasi, atau kirim fotonya lewat WhatsApp ke Anda |
| Pembeli bilang "Sudah terlalu banyak konfirmasi untuk tagihan ini hari ini." | Dia mengirim konfirmasi berulang-ulang | Minta dia berhenti dan menghubungi Anda lewat WhatsApp langsung |
| "PDF sedang disiapkan. Coba lagi beberapa detik lagi." | PDF sedang dibuat di server | Tunggu beberapa detik, coba lagi |
| Lonceng berhenti berubah sendiri walau aplikasi terbuka | Terlalu banyak tab/perangkat membuka aplikasi sekaligus, atau sinyal putus. Server menjawab "Terlalu banyak perangkat terhubung." dan sambungannya dilepas | Tutup tab yang tidak dipakai, lalu muat ulang halaman. Angkanya tetap benar setiap kali Anda berpindah halaman |
| Lonceng tidak pernah berbunyi walau ada pesanan | Aplikasi ditutup penuh | Lihat bagian 5 — memang belum bisa. Buka aplikasinya, angkanya langsung menyesuaikan |
| "Gagal mengunggah logo." / "Gagal mengunggah QRIS." | Berkas bukan PNG/JPEG, atau lebih dari 2 MB | Pakai PNG atau JPEG di bawah 2 MB |
| "Daftar perangkat tak bisa dimuat. Coba muat ulang halaman." | Gangguan sesaat | Muat ulang halaman Usaha |
| Menekan "Simpan & buat tagihan pertama" dua kali karena jaringan putus | Simpanan pertama sebenarnya sudah berhasil (server menjawab "Profil usaha sudah ada.") | Aplikasi menangkapnya sendiri dan membawa Anda ke daftar tagihan. Tidak ada yang perlu diulang, dan tidak ada usaha kembar yang terbuat |
| Tombol Bayar online tidak muncul di halaman tagihan pembeli | Salah satu dari enam, berurutan: (a) layanannya memang belum menyala di server ini — selama itu tombolnya tidak pernah muncul untuk siapa pun; (b) paket Anda belum memuat pembayaran online — ada mulai paket Pro; (c) di Usaha → Pembayaran online statusnya belum Aktif; (d) tagihannya sudah lunas atau sudah dibatalkan; (e) ada konfirmasi bayar pembeli yang masih menunggu Anda periksa — tombolnya sengaja disembunyikan supaya tidak terbayar dua kali; (f) tagihannya masih draf | Periksa (b)–(e) dari halaman Pembayaran online dan detail tagihan. Untuk (a) tidak ada yang bisa Anda lakukan — bukan setelan Anda. Selama itu, bagikan rekening dan QRIS Anda seperti biasa; pembeli tetap bisa menekan Saya sudah bayar dan mengunggah bukti |
| Pembeli bilang sudah bayar online, tapi tagihannya belum lunas | Konfirmasi dari penyedia biasanya datang beberapa detik setelah pembeli kembali, tetapi bisa terlambat. Bisa juga tagihan itu sudah telanjur Anda catat lunas lewat cara lain, sehingga pembayarannya tidak bisa dicatat dua kali | Jangan minta pembeli membayar lagi. Muat ulang halaman tagihan setelah beberapa menit — kalau uangnya masuk, tagihannya lunas sendiri dan kuitansi terbit. Kalau lebih dari 10 menit belum berubah, hubungi kami dengan menyebut nomor tagihan dan ID sub-akun dari halaman Pembayaran online. Di layar pembeli tertulis: "Pembayaran Anda sudah diterima Xendit, tetapi konfirmasinya belum sampai ke halaman ini. Muat ulang sebentar lagi; bila sisa tagihan belum berubah dalam 10 menit, hubungi penjual — jangan membayar dua kali." |
| Staf tidak bisa masuk, atau masuk ke usaha yang salah | Salah satu dari empat: (a) ia mendaftar dengan nomor yang berbeda dari yang diundang; (b) ia belum menyelesaikan OTP — di Tim usaha barisnya masih "Staf · belum mendaftar"; (c) undangannya memang ditolak dengan "Nomor ini sudah terdaftar di usaha lain. Satu nomor hanya untuk satu usaha."; (d) keanggotaannya sudah dicabut, sehingga semua sesinya diputus seketika | Cocokkan nomor di Usaha → Tim usaha dengan nomor yang ia ketik di Daftar — harus sama persis. Satu nomor WhatsApp hanya menempel pada satu usaha: kalau ia sudah aktif di tempat lain, pemilik lama harus Cabut dulu, baru diundang ulang di sini. Lihat bagian 3.15 |
| Menu Toko / Ekspor / laporan tidak muncul, halaman Usaha hanya berisi "Perangkat yang masuk" dan Keluar, dan Rekap Harian / Ringkasan Bisnis mengalihkan ke Hari Ini dengan pesan "Halaman ini hanya untuk pemilik usaha." | Anda masuk sebagai staf, bukan pemilik. Menu pemilik disembunyikan, alamat yang diketik langsung dialihkan dengan "Halaman ini hanya untuk pemilik usaha.", dan bila tetap dipanggil server menjawab "Hanya pemilik usaha yang boleh melakukan ini." | Minta pemiliknya yang mengerjakan — daftar lengkap yang boleh dan tidak boleh ada di bagian 3.15. Kalau Anda memang pemilik tetapi tetap tertolak, berarti Anda sedang masuk dengan nomor staf: Keluar lewat menu akun di kanan atas, lalu masuk dengan nomor pemilik. Rekap Harian dan Ringkasan Bisnis tidak dialihkan, tetapi menampilkan galat merah dengan pesan yang sama |