Usaha jasa
Bengkel Motor & Tambal Ban
Bengkel kecil menjual jasa dan barang sekaligus dalam satu nota. Yang sering tidak terbaca kemudian adalah berapa sebenarnya untung dari sparepart, karena harga modalnya berubah tiap kulakan.
Sehari di usaha ini
- Motor masuk, keluhannya dicatat sebagai pesanan.
- Sparepart yang terpakai dan jasa servisnya masuk ke nota yang sama.
- Harga modal sparepart dibekukan saat terjual, jadi labanya benar.
- Pelanggan langganan yang bayar belakangan tercatat sebagai piutang.
- Sparepart dari pemasok yang bertempo masuk ke halaman Utang.
Yang sering jadi masalah
Untung sparepart tidak pernah jelas.
Harga modal per barang dibekukan saat terjual, jadi Laba Rugi memperlihatkan laba kotor yang sebenarnya walaupun harga kulakan naik bulan depan.
Sparepart habis tanpa disadari.
Stok berkurang otomatis saat nota terbit, lengkap dengan kartu mutasinya.
Pelanggan langganan bayar belakangan.
Piutangnya tercatat per orang dan muncul di Daftar Tagih saat lewat tempo.
Yang dipakai
- Pesanan yang berubah jadi tagihan
- Stok per produk beserta kartu mutasinya
- Laba Rugi bulanan, lengkap dengan HPP
- Piutang per pelanggan, beserta sisanya
- Daftar Tagih — siapa telat, siapa jatuh tempo hari ini
- Utang ke pemasok, bisa dicicil
- Struk 58mm untuk printer saku
Paket yang cocok
Pro
Katalog sparepart cepat melewati batas paket gratis, dan stok sparepart butuh kartu mutasi.
Yang tidak kami lakukan
Tidak ada kartu kerja bengkel dengan tahapan pengerjaan, tidak ada riwayat servis per nomor polisi, dan tidak ada pengingat servis berkala. Aplikasi bengkel khusus punya itu; kami tidak.