Studi kasus
Usaha Anda yang mana?
Tiap usaha punya cara sendiri memegang uang. Di bawah ini 21 jenis usaha beserta alur hariannya — termasuk hal-hal yang aplikasi ini tidak lakukan untuk masing-masing.
Usaha yang berpindah tempat
Stand Bazar & Pameran
Jualan tiga hari di keramaian, sinyal timbul-tenggelam, dan antrean tidak boleh berhenti.
Lihat alurnya →Warung Mobile & Food Truck
Dapur berjalan yang pindah lokasi tiap hari, dan kadang disewa untuk acara.
Lihat alurnya →Tenant Baru di Food Court
Bulan pertama menyewa lapak, dan pertanyaannya cuma satu: ini untung atau tidak?
Lihat alurnya →
Usaha jasa
Barbershop & Salon
Menjual layanan, bukan barang — dan hampir tidak punya stok untuk dihitung.
Lihat alurnya →Konter Pulsa & Servis HP
Barang servis ditinggal berhari-hari, dan pemiliknya menanyakan kabarnya terus.
Lihat alurnya →Les Privat & Bimbel
SPP bulanan dari puluhan murid, dan menagihnya satu-satu melelahkan.
Lihat alurnya →Bengkel Motor & Tambal Ban
Jasa servis dan sparepart dalam satu nota, sering dibayar setelah motor jadi.
Lihat alurnya →Laundry Kiloan
Pelanggan langganan bulanan yang sering menunggak, dan cucian ditimbang.
Lihat alurnya →
Usaha yang jualannya diutangi
Warung Kelontong & Sembako
Warga "ngebon" dulu, bayar awal bulan — dan bukunya sering lebih rapi di ingatan.
Lihat alurnya →Warung Madura & Toko 24 Jam
Buka nonstop, dijaga bergantian — dan kas shift malam sering jadi tanda tanya.
Lihat alurnya →Grosir & Agen Sembako
Pelanggan langganan ambil barang dulu, bayar mingguan — sambil Anda juga berutang ke pemasok.
Lihat alurnya →Agen Galon & Gas
Antar keliling, sering bayar belakangan, dan alamat pelanggan berpindah-pindah.
Lihat alurnya →
Usaha yang menagih ke kantor
Katering & Nasi Kotak
Kantor memesan tiap hari, minta dokumen resmi, dan membayar sebulan sekali.
Lihat alurnya →Percetakan & Digital Printing
Uang muka dulu sebelum naik cetak, pelunasan saat barang diambil.
Lihat alurnya →Freelancer & Pekerja Lepas
Klien minta invoice yang rapi, dan tiap tahun ada urusan pajak yang membingungkan.
Lihat alurnya →Toko Bangunan & Material
Tukang dan pemborong mengambil bahan dulu, sementara Anda juga bertempo ke pabrik.
Lihat alurnya →Dekorasi & Sewa Peralatan Acara
Dipesan jauh hari dengan uang muka, dilunasi mendekati hari-H.
Lihat alurnya →
Pemilik yang tidak menunggui tokonya
Sewa & iuran berkala
Halaman ini berisi skenario pemakaian, bukan kisah pelanggan: tidak ada nama orang, tidak ada angka hasil, tidak ada yang dikarang. Setiap kemampuan yang disebut bisa Anda coba sendiri hari ini.