Langsung ke isi

Usaha yang jualannya diutangi

Warung Madura & Toko 24 Jam

Warung yang tidak pernah tutup berarti ada jam-jam ketika pemiliknya tidur. Pertanyaan yang muncul tiap pagi selalu sama: semalam masuk berapa, dan apakah cocok dengan lacinya.

Sehari di usaha ini

  1. Yang jaga malam punya akunnya sendiri, bukan meminjam akun pemilik.
  2. Sinyal hilang tengah malam — kasir tetap mencatat, sinkron saat pagi.
  3. Pagi hari pemilik membuka Rekap Harian dan melihat penjualan per metode bayar.
  4. Kalau ada pembayaran yang dibatalkan semalam, pemilik menerima pemberitahuannya.
  5. Bon warga yang menumpuk muncul di Daftar Tagih, siap ditagih siang harinya.

Yang sering jadi masalah

Satu akun dipakai berdua, tidak ketahuan siapa mencatat apa.

Staf punya akun sendiri lewat nomor WhatsApp-nya. Jejak transaksinya terpisah.

Pembayaran dibatalkan diam-diam.

Pembatalan pembayaran hanya bisa dilakukan pemilik, dan bila staf mencobanya, pemilik mendapat pemberitahuan.

Setoran shift malam tidak pernah cocok.

Rekap Harian memisahkan penjualan tunai, transfer, dan QRIS — jadi yang dihitung di laci hanya bagian tunainya.

Yang dipakai

  • Akun staf terpisah dari akun pemilik
  • Pembatalan pembayaran hanya oleh pemilik
  • Kasir tetap jalan saat sinyal hilang, tersinkron sendiri
  • Rekap Harian untuk tutup kas
  • Piutang per pelanggan, beserta sisanya
  • Daftar Tagih — siapa telat, siapa jatuh tempo hari ini
  • QRIS toko ditampilkan besar di kasir

Paket yang cocok

Pro

Paket ini memberi kursi kedua — pemilik plus satu orang yang jaga. Itu yang membuat akunnya tidak lagi dipakai berdua.

Yang tidak kami lakukan

Tidak ada absensi karyawan, tidak ada perhitungan gaji atau shift, dan belum ada laporan penjualan per penjaga. Yang terpisah akunnya, bukan laporannya.

Usaha serupa

← Semua jenis usaha